Kamis, 15 Maret 2012

Mengapa Rokok Berbahaya ?

Rokok terbuat dari lintingan daun tembakau (Nicotania tobacum). Sampai tahun 1920-an, rokok dikenal sebagai penenang yang dapat membebaskan perokok dari kecemasan atau stres. Baru setelah 70 tahun kemudian, pengaruh negatif dari rokok diketahui.
Mengapa Rokok Berbahaya ?
Rokok dapat diibaratkan sebagai pabrik kimia mini. Jika sebatang rokok dibakar, maka akan dihasilkan 4.000 bahan kimia yang sebagian besar berbahaya bagi kesehatan. Berikut ini adalah zat kimia dalam asap rokok dan pengaruhnya.
  • Nikotin : Menyebabkan kecanduan, merusak jaringan otak, meyebabkan darah mudah membeku, menyebabkan penyempitan pembuluh darah.
  • Tar : Membunuh sel dalam saluran udara dan paru-paru, meningkatkan produksi lendir dan dahak di dalam paru-paru, meyebabkan kanker paru-paru.
  • Karbon monoksida : Mengikat hemoglobin sehingga tubuh kekurangan oksigen.
  • Karsinogen : Memicu pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh.
  • Iritan : Mengotori saluran udara dan kantong udara dalam paru-paru, menyebabkan batuk.

Merokok dapat memberikan efek buruk bagi tubuh manusia, mulai dari kepala, gangguan paru-paru dan jantung, keluhan di perut, sampai gangguan janin. Berikut ini dalah penyakit yang disebabkan oleh rokok.


1. Kanker Paru-ParuPenyebab utama kanker paru-paru adalah kebiasaan merokok.  Salah satu penyebab kimia dalam asap rokok adalah tar. Seoran perokok memiliki kemungkinan 4-14 kali lebih tinggi beresiko terkena kanker dibandingkan dengan bukan perokok. 


2. Penyakit JantungPenyebab penyakit jantung dalam roko adalah nikotin dan gas karbo monoksida. Asap rokok mengandung 1-3% nikotin atau 40-50 mg/ml. Nikotin dapat menyebabkan dinding pembuluh darah rusak dan tersumbat lemak. Akibatnya jantung harus memompa darah lebih cepat dan kuat.
Karbon monoksida dapat menyebabkan suplai oksigen dalam darah berkurang, karena hemoglobin lebih suka berikatan dengan karbon monoksida dari pada dengan oksigen. Akibatnya, jantung harus memompa darah lebih kuat dan cepat. Hal itu dapat menyebabkan serangan jantung.


3. Gangguan JaninWanita hamil yang merokok banyak melahirkan bayi yang meninggal. Selain itu, beratbadan bayi tersebut di bawah normal dan rentan sakit. Hal itu terjadi karena rokok yang dihisap si ibu akan mengganggu okseigenisasi di tubuh janin, karena masuknya karbon monoksida ke janin. 


4. Penyakit lainnyaProduksi lendir yang berlebihan di dalam paru-paru karena tar, dapat mengakibatkan seseorang batuk terus menerus. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan saluran bronkia meradang dan iritasi. Penyakit ini disebut bronkitis.
Asap rokok juga dapat menyebabkan emfisema, yaitu rusaknya paru-paru dan meningkatnya kecepatan dan frekuensi bernapas yang disertai nyeri. Kantong udara dalam paru-paru tersumbat dan teriritasi oleh asap rokok. Oleh karena itu, kecepatan bernapas harus dipercepat.

Bagaimanakah kita dapat mengetahui seseorang perokok atau tidak? kita bisa mengetahuinya dari ciri-ciri berikut.
  • Gigi kuning disebabkan oleh nikotin
  •  Bibir kehitam-hitaman
  • Kuku kekuning-kuningan (kotor) yang disebabkan oleh nikotin
  •  Badan, mulut, dan napas bau rokok
  • Sering batuk-batuk

Merokok tidak hanya merugikan si perokok, tetapi juga orang-orang yang berada di sekitar si perokok (perokok pasif). Perokok pasif menghirup asap rokok yang dihasilkan oleh si perokok sehingga mereka pun terkena dampak negatif yang sama bahkan dapat lebih parah daripada si perokok. Riset menyakan bahwa perokok pasif memiliki kemungkinan 30% lebih tinggi terkena kanker paru-paru dibandingkan dengan perokok aktif.
Oleh karena itu teman, marilah kita senantiasa menjaga diri kita agar kita terhindar dari dampak negatif rokok. Hidup ini harus senantiasa kita manfaatkan untuk hal-hal yang baik. Dengan merokok, berarti kita sudah membunuh diri kita sendiri. Merokok itu hanya membuang waktu, tenaga, dan pikiran kita. SAY NO TO SMOKING!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar